Sekedar Upaya Menjaga Indonesia

Sekedar Upaya Menjaga Indonesia

Diawali keresahan makin merebaknya ujaran kebencian dan kampanye kekerasan berdalih agama, baik di media massa maupun media sosial, kami berkumpul dan berkolaborasi. Tak ada selebriti di antara kami, walau ada yang terkategori “seleb medsos” karena memiliki pengikut/followers ribuan.

Apa yang diupayakan? Perlawanan terhadap kelompok intoleran. Karena kebanyakan adalah pegiat medsos, maka media adalah saluran komunikasi yang dipilih.

Walau awalnya hanya berupa status yang saya unggah pada hari Sabtu, 26 November lalu, ternyata gayung bersambut. Dan atas berkat Tuhan pula, tiga kali pertemuan sudah dihelat pada Desember ini. Pertemuan pertama berupa #Kopdar1 pada Minggu, 4 Desember 2016 dihadiri 12 orang. Lalu disusul #Ratasgab1 pada Selasa, 13 Desember 2016 dihadiri 12 orang. Dan terakhir #Kopdar2 pada Sabtu, 24 Desember 2016 dihadiri 6 orang.

Komunikasi pun berlanjut dari FB Messenger Group ke WA Group. Kini terdapat lebih dari 20 anggota yang berkomitmen untuk “menjaga Indonesia” dengan segala kemajemukannya. Berasal dari berbagai latar-belakang dan profesi, dengan usia tertua 61 tahun dan termuda 26 tahun, kami berupaya menyatukan langkah & gerak. Domisili terbanyak memang di Jabodetabek, namun ada pula yang di Surabaya, Bandung, Aceh, Yogyakarta, Semarang, dan Tasikmalaya.

Kami sadar upaya ini kecil saja. Kami juga bukan yang pertama. Namun, inilah sekedar upaya menjaga Indonesia. Untuk itu, di hari terakhir 2016 ini, kami mengajak siapa pun untuk turut aktif bergabung. Kontribusi sekecil apa pun sangat berarti.

Karena seperti diutarakan Chairil Anwar dalam puisinya “Krawang-Bekasi” (1949):

“Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa”

 

Foto feature: inovasee.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!